Kayu merupakan material serbaguna yang bisa diolah menjadi berbagai kerajinan menarik, mulai dari dekorasi rumah hingga barang kebutuhan sehari-haru. Kegitan membuat kerajinan kayu dapat mengasah kreativitas dan juga menjadi kegiatan yang menenangkan.
Dengan alat sederhana dan sedikit ketelatenan, kamu bisa menghasilkan karya unik dari kayu bekas atau baru. Untuk hasil yang lebih halus dan tahan lama, gunakan produk finishing kayu terbaik seperti cat, pelitur, atau wood stain. Berikut 7 ide kerajinan kayu beserta bahan dan cara pembuatannya:
1. Pot Tanaman Mini dari Kayu Bekas
Untuk membuat pot tanaman mini dari kayu bekas, siapkan kayu palet atau sisa kayu dengan ketebalan 1-2 cm, lem kayu atau paku kecil, amplas kasar dan halus, serta cat kayu ramah lingkungan atau pelitur jika ingin mempercantik tampilan.
Pertama, potong kayu menjadi 4 bagian untuk sisi-sisi pot dan 1 bagian untuk dasarnya, lalu amplas seluruh permukaan hingga halus.
Rangkai potongan kayu membentuk kotak menggunakan lem atau paku, pastikan sambungannya kuat. Jika pot akan digunakan untuk tanaman hidup, lapisi bagian dalamnya dengan plastik untuk mencegah kayu cepat lapuk.
Terakhir, beri sentuhan cat atau pelitur agar lebih awet dan estetik, lalu pot siap digunakan untuk menghias meja atau sudut ruangan.
2. Rak Dinding Sederhana
Rak dinding kayu bisa dibuat dengan bahan papan kayu (panjang disesuaikan kebutuhan), gergaji, bor, sekrup, penggaris, dan cat untuk dekorasi.
Mulailah dengan memotong papan kayu sesuai ukuran rak yang diinginkan, lalu buat tanda di dinding dan papan untuk lubang sekrup.
Pasang papan ke dinding menggunakan bor dan sekrup, pastikan posisinya rata dan kokoh. Jika ingin tampilan lebih menarik, amplas permukaan kayu hingga halus dan lapisi dengan cat warna kesukaan atau hias dengan stiker.
Rak ini cocok untuk menyimpan buku, pajangan, atau tanaman kecil.
3. Papan Tulis (Chalkboard) Kayu
Papan tulis kayu membutuhkan papan kayu berukuran minimal 30×40 cm, cat chalkboard (hitam atau hijau), kuas, dan bingkai kayu opsional.
Pertama, amplas permukaan kayu hingga halus dan bersihkan dari debu. Aplikasikan cat chalkboard secara merata dengan kuas dalam 2-3 lapis, biarkan kering di antara setiap lapisan.
Jika ingin tampilan lebih rapi, pasang bingkai kayu di sekeliling papan. Setelah kering sempurna, papan siap digunakan untuk menulis pesan, daftar belanja, atau menggambar dengan kapur tulis.
4. Tempat Lilin dari Kayu
Tempat lilin kayu yang unik bisa dibuat dari balok kayu, bor dengan mata bor besar, lilin tealight, dan amplas. Pilih balok kayu dengan ukuran sesuai selera, lalu buat lubang di permukaannya menggunakan bor (sesuaikan diameter dengan ukuran lilin).
Amplas seluruh permukaan kayu hingga halus, terutama di sekitar lubang, untuk menghindari serpihan kayu. Setelah bersih, masukkan lilin tealight ke dalam lubang.
Tempat lilin ini cocok untuk menciptakan suasana romantis di meja makan atau teras rumah.
5. Pigura Foto Rustic
Pigura foto rustic memerlukan kayu bekas (panjang 20-30 cm), lem kayu atau paku kecil, kaca (opsional), dan pengait foto. Potong kayu menjadi 4 bagian (2 panjang dan 2 pendek) sesuai ukuran foto yang ingin dibingkai.
Rangkai potongan kayu membentuk persegi panjang menggunakan lem atau paku, pastikan sudutnya rapat. Jika ingin melindungi foto, pasang kaca di bagian depan sebelum memasang foto.
Tambahkan pengait atau kawat di belakang pigura untuk menggantungnya di dinding. Pigura ini memberikan kesan alami dan hangat pada foto kenangan.
6. Hiasan Dinding Geometris
Hiasan dinding geometris bisa dibuat dari potongan kayu berbagai ukuran, lem tembak, dan cat (opsional). Susun potongan kayu di atas permukaan datar membentuk pola geometris seperti segitiga, hexagon, atau desain abstrak.
Rekatkan setiap sambungan dengan lem tembak, pastikan kuat dan simetris. Jika ingin warna lebih cerah, cat kayu sebelum atau setelah perekatan. Hiasan ini bisa dipajang di ruang tamu atau kamar untuk menambah kesan modern dan artistik.
7. Tempat Tisu dari Kayu
Tempat tisu kayu yang simpel membutuhkan kayu lapis (tebal 5-10 mm), lem atau paku, dan amplas. Potong kayu menjadi 4 sisi dan 1 bagian dasar dengan ukuran yang sesuai dengan kemasan tisu.
Rangkai potongan kayu membentuk kotak tanpa tutup menggunakan lem atau paku, pastikan sambungannya kuat. Amplas bagian tepi dan permukaan kotak hingga halus agar tidak melukai tangan.
Tempat tisu ini bisa diletakkan di meja tamu atau meja makan untuk akses mudah sekaligus mempercantik ruangan.