Waktos – Berdasarkan keterbukaan informasi yang dirilis melalui Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) dijadwalkan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 12 Maret 2026 pukul 14.00 WIB. Rapat akan berlangsung di Menara BCA, Grand Indonesia, Jl. M.H. Thamrin No. 1, Jakarta 10310.
Adapun tanggal pencatatan pemegang saham yang berhak menghadiri rapat (eligible date) ditetapkan pada 9 Februari 2026.
Menjelang agenda tersebut, kinerja keuangan BCA sepanjang tahun buku 2025 menunjukkan pertumbuhan yang relatif solid. Perseroan mencatat laba bersih sebesar Rp57,53 triliun, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp54,84 triliun. Artinya, laba bersih BCA tumbuh sekitar 4,9% secara tahunan (YoY).
Dari sisi pendapatan, BCA juga mencatat peningkatan. Total pendapatan pada 2025 mencapai Rp118,57 triliun, naik dari Rp112,78 triliun pada 2024, atau tumbuh sekitar 5,1% YoY. Pertumbuhan ini mencerminkan stabilitas bisnis perbankan BCA yang masih mampu menjaga ekspansi di tengah dinamika industri keuangan.
Selain itu, tingkat profitabilitas perusahaan juga tergolong kuat. Return on Assets (ROA) BCA tercatat sebesar 3,63%, menunjukkan kemampuan bank dalam menghasilkan laba dari total aset yang dimiliki. Sementara itu, Return on Equity (ROE) mencapai 20,44%, yang menandakan efisiensi penggunaan modal dalam menghasilkan keuntungan bagi pemegang saham.
Dengan kinerja yang tetap bertumbuh dan rasio profitabilitas yang solid, agenda RUPS BCA pada Maret 2026 berpotensi menjadi perhatian investor pasar modal, terutama terkait pembahasan kinerja perusahaan dan rencana strategis perseroan ke depan.
Disclaimer:
Artikel ini disusun berdasarkan keterbukaan informasi perusahaan yang dipublikasikan melalui Bursa Efek Indonesia (BEI) dan sumber data pasar modal. Informasi ini bukan merupakan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor.



