Waktos.com – Hari ini 7 Januari 2026, saham DADA akhirnya menunjukkan pergerakan yang selama kurang lebih tiga bulan terakhir nyaris tidak terlihat. Harga melonjak 20% ke level 60, naik 10 poin dari penutupan sebelumnya di 50. Sejak pembukaan, saham ini langsung bergerak agresif tanpa sempat turun lebih dalam, dengan harga terendah tetap di 50 dan sempat menyentuh 67 sebagai harga tertinggi intraday. Pergerakan tersebut mengantarkan DADA ke area Auto Rejection Atas, sebuah kondisi yang biasanya hanya terjadi ketika tekanan beli muncul cukup kuat dalam waktu singkat.
Aktivitas transaksi hari ini juga tergolong ramai untuk ukuran saham yang sebelumnya sepi perhatian. Volume tercatat sekitar 9,38 juta lot dengan nilai transaksi mencapai kurang lebih Rp553 miliar, sementara frekuensi transaksi menembus 246 ribu kali. Harga rata-rata berada di kisaran 59, sangat dekat dengan harga penutupan, yang mengindikasikan bahwa pembeli tidak sepenuhnya keluar di akhir sesi dan masih berani menahan posisi. Dari sisi aliran dana asing, terlihat tekanan foreign sell masih lebih dominan dibanding foreign buy, sehingga penguatan hari ini besar kemungkinan digerakkan oleh investor domestik.
Secara data, lonjakan ini memberi sinyal awal bahwa area 50 mulai diakui pasar sebagai batas bawah yang cukup kuat setelah fase “tidur” panjang. Namun, satu hari kenaikan maksimal belum cukup untuk memastikan perubahan tren. Selama harga mampu bertahan di atas kisaran 58–60 dengan volume yang tetap terjaga dalam beberapa hari ke depan, peluang terbentuknya fase konsolidasi baru terbuka lebar dan spekulasi kelanjutan kenaikan menjadi lebih masuk akal. Sebaliknya, jika tekanan jual kembali muncul dan harga turun menembus area tersebut, penguatan hari ini berpotensi hanya menjadi pantulan sesaat.
Dengan demikian, pergerakan DADA pada 7 Januari 2026 lebih tepat dibaca sebagai awal kebangkitan yang masih perlu konfirmasi, bukan kepastian bahwa saham ini telah benar-benar keluar dari fase stagnasi. Pasar kini menunggu kelanjutan ceritanya: apakah ini permulaan tren baru, atau hanya momen singkat sebelum kembali terlelap.
Disclaimer:
Informasi ini disajikan semata-mata untuk tujuan edukasi dan referensi berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Bursa Efek Indonesia. Artikel ini bukan merupakan rekomendasi, ajakan, atau saran untuk membeli, menjual, maupun menahan saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca dengan mempertimbangkan profil risiko masing-masing serta berkonsultasi dengan penasihat keuangan profesional apabila diperlukan. (*)







