Jadwal RUPS DCII 30 Maret 2026, Digelar Online via eASY.KSEI

Waktos – PT DCI Indonesia Tbk. (DCII) akan menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 30 Maret 2026. Informasi ini disampaikan melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI).

RUPS akan dilaksanakan pada pukul 10:00 WIB secara elektronik melalui eASY.KSEI, sebagaimana diumumkan dalam pemanggilan resmi. Adapun recording date pada 3 Maret 2026 menjadi acuan bagi pemegang saham yang berhak mengikuti rapat tersebut.

Berikut pergerakan harga saham DCII terbaru:

Mengacu pada harga penutupan terakhir (17 Maret 2026), saham DCII berada di level Rp208.975. RUPS menjadi agenda penting bagi perseroan untuk memaparkan kinerja serta strategi bisnis ke depan.

Dari sisi pendapatan, DCII mencatatkan pertumbuhan yang kuat sepanjang 2025 dengan total sekitar Rp2,54 triliun, meningkat sekitar 40% dibandingkan 2024 yang sebesar Rp1,81 triliun.

Secara kuartalan, pendapatan terlihat konsisten dengan Q1 Rp774 miliar, Q2 Rp561 miliar, Q3 Rp589 miliar, dan Q4 Rp617 miliar.

Sejalan dengan itu, laba bersih juga mengalami peningkatan. Sepanjang 2025, laba bersih tercatat sekitar Rp1 triliun atau naik sekitar 25% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp796 miliar.

Secara rinci, laba bersih tercatat Rp419 miliar pada Q1, Rp198 miliar di Q2, Rp208 miliar di Q3, dan Rp176 miliar di Q4. Kinerja ini menunjukkan kemampuan perusahaan dalam menjaga profitabilitas di tengah pertumbuhan bisnis.

Dari sisi fundamental, posisi keuangan DCII tergolong kuat dengan total aset sekitar Rp6,6 triliun dan ekuitas Rp4 triliun. Total utang berada di kisaran Rp1,8 triliun dengan net debt sekitar Rp1,6 triliun. Meski working capital tercatat negatif, tingkat profitabilitas tetap tinggi, tercermin dari ROA 15,06% dan ROE 25,00%.

Pemegang saham diharapkan mencermati jadwal yang telah ditetapkan agar tidak melewatkan hak partisipasi dalam RUPS. Keputusan yang dihasilkan dalam rapat ini berpotensi menjadi sentimen terhadap pergerakan saham ke depan.

Disclaimer: Informasi ini disusun berdasarkan keterbukaan informasi resmi Bursa Efek Indonesia (BEI). Artikel ini bertujuan sebagai informasi dan bukan merupakan rekomendasi atau ajakan untuk membeli maupun menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *