PT Bank Danamon Indonesia Tbk. (BDMN) akan membagikan dividen tunai sebesar Rp142,19 per saham kepada pemegang saham. Berdasarkan keterbukaan informasi perusahaan, jadwal pembagian dividen tersebut adalah Cum Date pada 9 April 2026, Ex Date pada 10 April 2026, Recording Date pada 13 April 2026, dan Payment Date pada 30 April 2026. Investor yang ingin memperoleh dividen perlu memiliki saham BDMN sebelum tanggal Cum Date.
Berikut pergerakan harga saham BDMN terbaru:
Dari sisi kinerja keuangan, Bank Danamon mencatat pendapatan sebesar Rp25.941 miliar pada tahun 2025, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp24.498 miliar atau tumbuh sekitar 5,9% secara tahunan (YoY). Pertumbuhan pendapatan terlihat terjadi di seluruh kuartal, dengan peningkatan paling terlihat pada kuartal keempat yang mencapai Rp8.436 miliar, lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp7.534 miliar.
Sejalan dengan pertumbuhan pendapatan, laba bersih BDMN tahun 2025 tercatat sebesar Rp3.971 miliar, meningkat dibandingkan laba bersih tahun 2024 sebesar Rp3.483 miliar atau naik sekitar 14% secara tahunan. Kenaikan laba bersih terutama terlihat pada kuartal kedua dan kuartal ketiga yang masing-masing tumbuh sekitar 40,5% dan 36,6% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, meskipun pada kuartal pertama laba bersih tercatat turun sekitar 8,9% dan kuartal keempat turun sekitar 1% secara tahunan.
Dari sisi neraca, total aset Bank Danamon tercatat sebesar Rp275.714 miliar dengan total liabilitas Rp217.702 miliar dan total ekuitas Rp58.012 miliar. Dengan demikian, rasio liabilitas terhadap aset berada di kisaran 79%, yang merupakan struktur umum pada sektor perbankan. Posisi kas perusahaan tercatat sebesar Rp2.947 miliar, yang menunjukkan likuiditas perusahaan tetap terjaga dalam mendukung operasional dan penyaluran kredit.
Disclaimer:
Informasi ini disajikan semata-mata untuk tujuan edukasi dan referensi berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Bursa Efek Indonesia. Artikel ini bukan merupakan rekomendasi, ajakan, atau saran untuk membeli, menjual, maupun menahan saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca dengan mempertimbangkan profil risiko masing-masing serta berkonsultasi dengan penasihat keuangan profesional apabila diperlukan. (*)





