PT Matahari Putra Prima Tbk. (MPPA) dijadwalkan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 30 Maret 2026. Informasi ini disampaikan melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI).
Rapat akan berlangsung pada pukul 10:00 WIB di Aryaduta Lippo Village – Ebony Room, Tangerang. Adapun recording date pada 3 Maret 2026 menjadi acuan bagi pemegang saham yang berhak menghadiri RUPS tersebut.
Berikut pergerakan harga saham MPPA terbaru:
Menjelang pelaksanaan RUPS, kinerja keuangan MPPA menunjukkan tekanan dari sisi profitabilitas. Sepanjang 2025, perusahaan mencatat pendapatan sebesar Rp7,25 triliun, relatif stabil dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp7,12 triliun atau naik tipis sekitar 1,9% secara tahunan (YoY). Secara kuartalan, pendapatan tercatat Rp2,10 triliun pada Q1, Rp1,66 triliun pada Q2, Rp1,70 triliun pada Q3, dan Rp1,78 triliun pada Q4.
Namun dari sisi laba bersih, perusahaan masih mencatatkan kerugian. Sepanjang 2025, MPPA membukukan rugi bersih sekitar Rp152 miliar, lebih besar dibandingkan kerugian tahun 2024 sebesar Rp118 miliar, atau meningkat sekitar 28% YoY. Secara kuartalan, rugi bersih tercatat Rp22 miliar pada Q1, Rp37 miliar pada Q2, Rp33 miliar pada Q3, dan Rp60 miliar pada Q4. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan masih menghadapi tekanan pada margin dan profitabilitas meskipun pendapatan relatif stabil.
Pemegang saham diharapkan memperhatikan jadwal yang telah ditetapkan agar tidak melewatkan hak partisipasi dalam RUPS. Keputusan yang dihasilkan dalam rapat ini dapat menjadi perhatian investor karena berkaitan dengan strategi perusahaan dalam memperbaiki kinerja ke depan.
Disclaimer: Informasi ini disusun berdasarkan keterbukaan informasi resmi Bursa Efek Indonesia (BEI) serta laporan keuangan perusahaan. Artikel ini bertujuan sebagai informasi dan bukan merupakan rekomendasi atau ajakan untuk membeli maupun menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.





